0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perusahaan Tekstil Tak Kena Dampak Pelemahan Rupiah

foto: Setyo

Iwan Kurniawan Lukminto

Solo – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS tidak mempengaruhi perkembangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Pasalnya disemester pertama 2015 perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 7 persen.

“Meskipun kondisi ekonomi saat ini cukup sulit dan penuh tantangan namun SRIL justru tumbuh secara positif. Bahkan di kuartal pertama tahun ini kita berhasil mencatatkan laba bersih sebesar USD 14 juta,” ujar Vice Presiden PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Iwan Kurniawan Lukminto kepada wartawan, kemarin.

Dikatakanya, pertumbuhan perusahaan tersebut tak lepas dari strategi yang dijalankan manajemen selama ini, yaitu meliputi ekspansi kapasitas produksi, peningkatan efisiensi dan kualitas produksi, pengembangan diversifikasi produk serta perluasan jaringan pelanggan.

“Selain itu untuk pemasaran produk kita 60-70 persen ekspor. Oleh karena itu dengan melemahnya nilai tukar rupiah kita saat ini tidak cukup berpengaruh kepada bisnis kami,” jelasnya.

Iwan juga menyampaikan, untuk terus meningkatkan pertumbuhan SRIL, tahun ini pihaknya berencana melakukan ekspansi produk, yaitu dengan menambah varian kain.

“Dengan ekspansi produk tersebut nantinya setelah finishing kain yang dihasilkan bisa lebih bervariasi, seperti dilaminasi dan bonding. Sehingga hasil dan varian produksi kita lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, ekspansi produk dilakukan seiring tingginya permintaan pasar. Pihaknya berusaha mengikuti perkembangan dunia fashion yang lebih beragam.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge