0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kirab Budaya Pakai Atribut PKI, Langsung Dikukut TNI

merdeka.com

Bendera PKI dibakar

Timlo.net — Warga Pamekasan, Jawa Timur, melakukan kirab budaya perayaan untuk memeriahkan HUT ke-70 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus lusa. Karnaval dimulai pukul 07.30 WIB dengan rute dari depan Kantor Wakil Bupati di Jalan Jokotole Pamekasan menuju depan SMA Negeri 2 di Jalan Jokotole, atau sekitar 2 kilometer.

Setelah acara berjalan beberapa saat, kegiatan tersebut mendadak jadi heboh karena banyak peserta ada membawa atribut Partai Komunis Indonesia (PKI). Melihat ulah peserta, personel Kodim 0826 Pamekasan langsung mengambil tindakan.

Menurut Komandan Kodim Pamekasan, Madura, Letkol Arm Mawardi, atribut itu langsung dibakar karena negara sudah menyatakan PKI sebagai kelompok organisasi terlarang, dan tidak boleh ada di Indonesia.

“Kami merasa kecolongan, karena saat karnaval tadi banyak bertebaran gambar lambang PKI. Ini sangat memprihatinkan,” kata Mawardi, Sabtu (15/8).

Buntut dari temuan itu, dia memerintahkan jajaran intel untuk mendalami maksud dan tujuan pemasangan simbol dan gambar PKI pada karnaval 17 Agustus di Pamekasan itu. Dandim juga memerintahkan agar kepala satuan untuk memanggil kepala sekolah dan panitia pelaksana kegiatan karnaval 17 Agustus itu, guna meminta keterangan terkait maraknya atribut PKI dalam kegiatan karnaval.

“Kami meminta agar Danramil di semua jajaran serta staf intel mendalami hal itu,” kata Dandim.

Maraknya atribut PKI pada kegiatan karnaval dalam rangka menyambut HUT Ke-70 Kemerdekaan RI yang digelar Pemkab Pamekasan ini juga diprotes berbagai kalangan, termasuk DPRD Pamekasan. Anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Maskur Rasid menyatakan, tidak seharusnya lambang PKI ada di kegiatan yang digelar untuk memperingati kemerdekaan bangsa ini. Sebab organisasi itu terbukti berupaya memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menampilkan simbol dan lambang serta tokoh PKI pada kegiatan HUT Kemerdekaan RI, menurutnya, sama dengan mengampanyekan, keberadaan dan peran PKI.

“Ini tentu tidak boleh dibiarkan, karena kita tahu bersama seperti apa bahaya laten PKI di masa lalu,” katanya.

Oleh karenanya, anggota Komisi I DPRD Pamekasan meminta agar kasus penyebaran gambar dan lambang PKI pada karnaval HUT Kemerdekaan RI yang Sabtu (15/8) itu harus diusut.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge