0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sepi Peminat, Pembeli Pertalite Harus Dibujuk

timlo.net/nanin

Petugas SPBU Kemiri membujuk konsumen untuk mencoba bahan bakar Pentalite

Boyolali — Peminat bahan bakar baru pertalite di hari kedua penjualan masih sepi. Petugas SPBU Kemiri, Mojosongo, satu-satunya SPBU yang melayani Pertalite di Boyolali, terpaksa membujuk konsumen yang mengantri di mesin pompa premium untuk mencoba pertalite.

“Kalau tidak dibujuk, tidak ada yang mau. Ada yang beli, tapi antrian hanya empat, lima,” kata Agung, petugas SPBU Kemiri, Sabtu (15/8).

Namun meski dibujuk petugas, sejumlah pembeli memilih antri di mesin pompa premium. Mereka mengaku masih ragu-ragu dengan kwalitas pertalite terutama untuk keawetan mesin. Selain itu, selisih harga Rp 1000 rupiah perliter, lebih mahal pertalite dibanding premium, membuat pembeli masih pikir-pikir.

“Belum yakin dengan pertalite, takutnya nanti mesin motor malah rusak, kan belum terbukti,” ujar Suparjo (58) warga Boyolali yang tetap memilih antri membeli premium.

Sementara sejumlah konsumen yang berhasil dibujuk petugas, mengaku penasaran dengan pertalite. Salah satunya, Fadli (40) warga Mojosongo, dirinya baru pertama kali ini mengunakan pertalite dan penasaran. Karena, lanjut Fadli, pertalite lebih bagus untuk mesin.

“Ini baru dicoba, kalau nanti lebih bagus, ya beralih ke pertalite,” ujarnya tertawa.

Sementara itu, dari pasokan pertamina sebanyak 16 ton, yang mulai dijual sejak Jumat kemarin, saat ini tercatat  baru terjual sebanyak 498 liter. Di Kabupaten Boyolali sendiri ada 3 SPBU yang ditunjuk Pertamina untuk melayani pembelian Pertalite, yaitu SPBU Kemiri, Sawit dan Teras. Namun baru SPBU Kemiri yang sudah mulai menjual pertalite.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge