0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suntikan Modal Perusahaan BUMN dari Pemerintah Dipangkas

dok.merdeka.com
BUMN (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tahun depan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya mendapatkan suntikan modal atau penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 48,2 Triliun. Jumlahnya tergolong jauh lebih kecil dibanding tahun ini yang nilainya mencapai Rp 70,4 Triliun.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani menjelaskan, pemerintah punya alasan kuat memangkas alokasi suntikan modal buat perusahaan BUMN.

“Suntikan modal ini supaya lebih tepat sasaran,” ujarnya di Gedung BKPM, Jakarta, Jumat (14/8).

Dia menjelaskan meski mengalami penurunan PMN, perusahaan BUMN harus tetap fokus menggarap proyek khususnya infrastruktur.

Namun Askolani tidak menyebutkan perusahaan-perusahaan pelat merah yang kebagian jatah mendapat PMN.

“Yang pasti yang perusahaan BUMN kecil-kecil di bawah Rp 1 Triliun,” jelas dia.

Sekadar diketahui, suntikan dana untuk perusahaan BUMN dinilai cukup penting. Kementerian BUMN memilih penerima tambahan PMN sesuai kriteria.

Kriteria pertama, PMN diberikan kepada BUMN yang memiliki program prioritas sesuai visi misi pemerintah. Khususnya yang bersentuhan dengan hajat hidup orang banyak.

Kriteria kedua, hanya BUMN yang mempunyai tata kelola keuangan yang baik berhak mendapat tambahan modal.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge