0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dandim Sragen: Indonesia Hadapi Proxy War

dok.timlo.net/agung widodo
Seminar Kebangsaan di Kodim 0725/Sragen, Jumat (14/8) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada ancaman yang tidak ringan dan berbeda dari masa sebelumnya. Kejahatan tersebut pelakunya tidak nampak, tapi dampaknya bisa menimbulkan berbagai masalah seperti terjadinya berbagai konflik di masyarakat dengan pemerintah.

“Kejahatan ini dikenal dengan istilah proxy war, di mana pelaku tidak dikenal secara jelas, tapi dampaknya nyata,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0725/Sragen, Letkol Inf Edi Saputra dalam Seminar Kebangsaan di Makodim, Jumat (14/8).

Dandim menjelaskan, konflik yang terjadi antara masyarakat dan pemerintah tersebut dibentuk melalui konstitusi yang tidak saling memperkuat, tetapi saling melemahkan. Sehingga persatuan dan kesatuan yangselama ini menjadi soko guru Republik Indonesia ini sedang terancam.

Dalam kaitan itu, adalah sangat penting bagi pemuda sebagai generasi penerus dan salah satu kekuatan utama bangsa, harus sadar dan paham ancaman yang sedang berkembang melalui cara-cara baru tersebut.

“Untuk segenap pemuda Indonesia, kita semua harus memikirkan berbagai langkah menyikapi hal tersebut untuk menjadikan Indonesia yang berketahanan nasional,” kata Dandim.

Seminar yang mengambil tema ‘Memperkokoh Penerapan Nilai Luhur Budaya Bangsa Sebagai Modal Utama Menuju Indonesia Emas 2045’  tersebut dihadiri Forum Pimpinan Daerah Sragen, anggota TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar dan mahasiswa.

“Tujuan seminar ini adalah untuk menyatukan pemahaman, gerak langkah dan tindakan utamanya diantara generasi muda bangsa dalam menghadapi ancaman nyata bangsa Indonesia menuju tercapainya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge