0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Antisipasi Pergerakan Massa ke Nusakambangan

140815 Anggota Brimob Subden 3 Detasemen C Gunung Kendil menghentikan pengguna jalan yang melintas di jalur perbatasan Boyolali-Klaten, dalam Operasi Sikat Candi dan mengantisipasi pergerakan massa
Anggota Brimob Subden 3 Detasemen C Gunung Kendil menghentikan pengguna jalan yang melintas di jalur perbatasan Boyolali-Klaten, dalam Operasi Sikat Candi ()

Boyolali — Jajaran Polres Boyolali dan Brimob Subden 3 Detasemen C Gunung Kendil, mengelar operasi di wilayah perbatasan dan pintu masuk ke wilayah Boyolali di Ampel. Operasi digelar untuk mengantisipasi pergerakan massa yang hendak ke Nusakambangan, Cilacap, menyusul adanya lima narapidana (Napi) teroris yang bakal mendapat remisi bebas bersyarat 17 Agustus besok.

Petugas dengan senjata laras panjang, memeriksa pengguna jalan yang masuk ke wilayah Boyolali dijalur perbatasan Klaten-Boyolali. Khususnya mobil dengan plat nomer luar kota dan mobil boks langsung dihentikan. Untuk mobil boks, petugas juga memeriksa muatan.

“Kalau ada pergerakan massa, akan kita minta langsung balik ke daerah asal,” ungkap Wakapolres Boyolali, Kompol Aidil Fitri Syah, yang memimpin langsung operasi di jalur perbatasan Boyolali-Klaten, tepatnya di Mojosongo, Jumat  (14/8) sore.

Selain mencegah pergerakan massa ke Nusakambangan, operasi juga mencegah tindak kriminalitas seperti Curat, Curas dan Curanmor. Operasi juga digelar untuk mengantisipasi teroris pasca pengrebekan dan penangkapan tiga tersangka teroris di Solo.

“Wilayah perbatasan dan pintu masuk ke Boyolali akan terus kita pantau,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge