0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Pertanyakan Target Pemkot Solo Atasi Pencemaran

dok.timlo.net/gg
Gedung DPRD Solo (dok.timlo.net/gg)

Solo — Target Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam mengatasi pencemaran lingkungan dipertanyakan fraksi-fraksi DPRD Solo, Kamis (13/8). Pertanyaan itu disampaikan seiring diajukannya pembahasan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ke DPRD Solo.

“Sejauh mana target penyelesaian permasalahan lingkungan hidup dengan adanya Raperda? Terutama dalam kebersihan lingkungan sungai yang seringkali tercemari oleh limbah pabrik dan rumah tangga,” kata Sekretaris Fraksi PKS saat membacakan pandangan umum F-PKS dalam Rapat Paripurna DPRD Solo, Kamis (13/8).

Lebih lanjut, F-PKS mempertanyakan arti penting Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan persoalan pencemaran lingkungan. Selain itu, F-PKS juga meminta penjelasan masalah-masalah yang dihadapi Pemkot selama ini dalam penanganan pencemaran lingkungan hidup.

Sementara, Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (F-DNR) mempertanyakan konsep dan langkah Pemkot dalam pengelolaaan lingkungan hidup setelah perda ditetapkan. Melalui juru bicaranya, Suranto, F-DNR juga menanyakan parameter penanganan pencemaran lingkungan.

Adapun Fraksi PAN mempertanyakan objek pengaturan raperda. Apakah hanya milik pemerintah ataukah mencakup keseluruhan. F-PAN juga menanyakan kemungkinan diterapkannya saksi di luar ketentuan pidana.

“Adakah upaya sanksi di luar peraturan perundang-undangan, misalnya mengmbalikan ke bentuk semula. Selain sebagai bentuk ekarifan lokal, sanksi tidak meulu pemidanaan,” ujar juru bicara F-PAN, Achmad Sapari.

Fraksi partai pemerintah, F-PDIP menanyakan kewenangan petugas lingkungan hidup dalam pengawasan limbah pabrik.

“Masih banyak lokasi pencemaran limbah lingkungan, di perkampungan yang belum tersentuh,” ujar juru bicara F-PDIP, Wawanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge