0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rupiah Berpotensi Melemah, Pelaku Pasar Was-was

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pelaku pasar kembali was-was dengan pelemahan nilai tukar Rupiah yang berpotensi dapat mengganggu kinerja dari para emiten. Sekalipun, para emiten tersebut telah melakukan hedging.

“Tampaknya awan gelap masih menyelimuti pergerakan dari Rupiah hari ini. Diharapkan terbatasnya pelemahan Rupiah tidak terjadi. Rupiah terlibas dengan kembali menguatnya laju USD,” kata Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, Kamis (13/8).

“Diharapkan juga mata uang Rupiah saat ini dapat melawan dominasi USD. Namun pergerakan Yuan saat ini cenderung melemah seiring dengan langkah PBoC mendevaluasi Yuan atau dengan kata lain laju Yuan sengaja dilemahkan,” lanjutnya.

Kebijakan China yang sengaja melemahkan nilai tukarnya dilakukan demi kegiatan ekspor mereka. China menginginkan barang ekspornya lebih kompetitif.

Dengan melemahnya laju Yuan, maka mata uang tandingan USD menjadi tidak ada. GBP, Yen, Euro, hingga Rubel tidak mampu sebelumnya melawan USD seiring peliknya masalah internal perekonomian mereka.

“Jadi, melemahnya mata uang satu-satunya tandingan USD tentu berimbas negatif pada pergerakan mata uang emerging market, termasuk Rupiah,” katanya.

Dengan masih adanya tren pelemahan membuat peluang Rupiah untuk berbalik positif menjadi terhalangi.

“Rupiah pun masih berpotensi mengalami pelemahan lanjutan jika pelaku pasar masih enggan melepas USD di antara Rp 13.765-13.750,” tutup dia.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge