0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Kekerasan di SMK PP Dilaporkan ke Polisi

dok.timlo.net/putra kurniawan
Agus Riyanto terbaring di rumah sakit didampingi orang tuanya (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Orang tua salah satu siswa SMK Pelayaran Pancasila, Kartasura resmi melaporkan kasus kekerasan yang menimpa anaknya ke polisi. Sampai saat ini kondisi korban masih mengalami trauma dan sulit untuk diajak komunikasi.

“Sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit dan kondisinya masih seperti orang ling-lung dan sulit diajak bicara, sehingga kita putuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum,” kata ayah Agus Riyanto, Sutarmin, Rabu (12/8).

Dengan kondisi seperti ini, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan Agus di SMK Pelayaran Pancasila. Meskipun dari pihak sekolah akan menanggung semua biaya pengobatan siswa kelas I jurusan Nautika ini.

Namun demikian, pihak sekolah masih mengupayakan jalan kekeluargaan dalam menangani kasus yang mengakibatkan dua orang siswanya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sedangkan pelaku akan ditindak tegas setelah mengumpulkan semua informasi dan bukti-bukt kejadian yang sebenarnya.

“Kami sudah mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan, dan pelaku kita siapkan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya,” tandas Kepala Sekolah SMK PP, Agus Nadi.

Kasus kekerasan kepada siswa baru saat MOS dan Diksartar menimpa lima orang, dan dua diantaranya harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura sejak Senin (10/8). Agus Riyano (16) dan Andri Benie (17) diduga menjadi korban pemukulan dan kekerasan fisik oleh senior mereka.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge