0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kelangkaan Daging, Tempat Penggemukan Sapi Digerebek

merdeka.com

Kapolri Badrodin Haiti

Timlo.net — Penyidik dari Subdirektorat Industri Perdagangan (Indag) Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggerebek tempat penggemukan feedloter sapi di Kecamatan Sepatan Tangerang milik PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Jalan Kampung Kelor no 33 kec Sepatan Tangerang. Tim bergerak ke wilayah Tangerang pada hari Rabu (12/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasubdit Indag Dittipideksus Kombes Helmy Santika mengatakan, di tempat kejadian perkara ditemukan 3.164 ekor sapi. Dari 3.164 itu, terdapat 500 ekor sapi yang sudah memenuhi persyaratan untuk dijual atau dipotong.

“Namun tidak dilakukan (jual atau potong), melainkan tetap berada di peternakan PT BPS,” kata Helmy.

Lanjut Helmy, berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa sejak sehari sebelum lebaran sampai dengan saat ini tidak dilakukan kegiatan melepas atau menjual. Dari kasus ini, polisi telah mengetahui 3 orang pemilik yang bertanggungjawab atas PT PBS yaitu, Buntoro Hasan, Pudjantoro Hasan, Sanko Hasan yang juga pemilik PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM).

Dalam penanganannya, Helmy menjelaskan penyidik telah memasang garis polisi di lokasi, mengamankan data atau dokumen terkait keluar masuknya sapi serta memeriksa saksi dan memeriksa pemilik PBS.

Sementara itu, Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti menambahkan, penggerebekan ini dilakukan atas dugaan kelangkaan daging sapi di pasar. Berdasarkan penelitian oleh pihak kepolisian terhadap dugaan terjadinya penyimpangan dalam pengadaan daging sapi, Badrodin mengaku telah memiliki data dengan jumlah 41 feedloter.

Lanjut dia, 41 feedloter tersebut bukan berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian. Melainkan hasil penelitian polisi berdasarkan penyajian data dari Kementerian Pertanian terkait dugaan penyimpangan beberapa perusahaan yang berkaitan dengan suplai sapi. Dari dugaan itu, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan di lapangan dan menemukan ada indikasi.

“Kita cek ke lapangan ada indikasi. Ya, kita lakukan penggeledahan,” ujarnya.

Dari penggeledahan, polisi sedang mendalami apakah ada tindakan pelanggaran hukum atau tidak.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge