0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rampok Bercadar dan Bersenpi Gasak 5 Kg Emas

merdeka.com

Toko emas di Blitar dirampok

Timlo.net — Kawanan perampok bersenjata api satroni toko emas Janoko milik Asrori (60) di komplek Pasar Kutukan, Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Rabu (12/8). Setelah melakukan tembakan sebanyak 16 kali, akhirnya mereka berhasil menggasak 5 kilogram emas.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun melihat aksinya kawanan perampok ini tergolong sangat berani. Sebab mereka melakukan aksinya pada siang hari sekitar pukul 13.45 WIB.

Herman (30) saksi mata di TKP yang juga penjual buah yang berada di depan Toko Emas Janoko mengatakan, perampok berjumlah 6 orang dengan naik sepeda motor matic.

“Setiba di depan toko pelaku langsung menodongkan pistol, kala itu saya sedang meladeni pembeli, pelaku sempat menembakkan pistol satu kali, saya langsung masuk ke dalam salah satu toko pakaian karena takut. Mereka memakai cadar dan helm,” terang Herman pada wartawan.

Suharti (45), penjual buah lainnya yang juga saksi kejadian ini mengatakan, kala itu pasar dalam keadaan sepi, ketika menembakkan pistol ke arah depan dirinya dan orang-orang lain yang berada di sekitar pasar mengalami ketakutan yang luar biasa.

“Ketika perampok itu mulai beraksi semua warga ketakutan, semua lari dan sembunyi,” tukasnya.

Polisi dari Polsek Garum yang menerima laporan warga langsung bergegas menuju tempat kejadian. Setiba di tempat kejadian Polisi langsung melakukan olah TKP karena para perampok sudah melarikan diri dengan menggondol emas yang ada di dalam toko. Kaca etalase yang ada di dalam toko pecah karena tembakan dari para perampok.

Kapolsek Garum AKP Sudarto mengatakan berdasarkan olah TKP pasca kejadian, pada saat kejadian toko emas dijaga 8 orang, tiga di depan lima yang lain ada di belakang.

“Setelah pelaku mulai menembakkan pistol ke dalam toko, para penjaga langsung berlari ke belakang, 4 perampok menjarah emas dan 2 di antaranya berjaga di depan dengan menggenggam senjata api. Selanjutnya setelah 45 menit berada di dalam toko para perampok kabur dengan membawa 5 kg emas,” kata Sudarto.

Ditambahkannya, tiga penjaga toko yang ada di depan sempat ditodong dengan senjata api.

“Namun ketika ada kesempatan lari mereka langsung lari ke belakang untuk bersembunyi dengan penjaga toko lainnya,” tambah Sudarto.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi, emas yang diambil adalah emas-emas yang berukuran besar. Yang mengejutkan polisi menemukan bekas tembakan sebanyak 16 kali tembakan untuk memecah kaca etalase.

“Ada 16 tembakan, 1 tembakan ketika mereka baru tiba di depan toko dan yang lainnya untuk memecah etalase. Saat ini pihak kami sedang melakukan pengejaran kepada pelaku dengan meminta bantuan polres jajaran yang ada di sekitar Blitar,” ungkap AKP Sudarto.

Sementara itu pasca kejadian ini Asrori pemilik Toko Emas Janoko langsung shock berat, kerugian dari kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 1 Miliar.

[hhw]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge