0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guguran Merapi Tak Pengaruhi Jalur Pendakian Selo

dok.timlo.net/nanin
Guguran Gunung Merapi tidak pengaruhi jalur pendakian melalui Plalangan, Lencoh, Selo, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Guguran material vulkanik Gunung Merapi, Selasa (11/8), tidak mempengaruhi jalur pendakian di Plalangan, Lencoh, Selo, Boyolali. Lokasi guguran yang mengarah ke Kali Lamat, Sleman (DIY) juga jauh dengan wilayah Selo.

“Tidak ada pengaruh, pendakian tetap dibuka, hanya saja tetap sampai Pasar Bubrah,” kata Komandan SAR BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, Rabu (12/8).

Dijelaskan, guguran material yang terjadi bukan disebabkan adanya aktivitas di kawah namun lebih dikarenakan faktor cuaca. Dimana saat ini kondisi Puncak Merapi masih labil dan cuaca kering, sehingga sangat memungkinkan puncak mengalami longsor.

“Guguran kemarin tidak berbahaya, kita sudah koordinasi dengan BPPTK Yogya, kondisi masih aman dan Merapi masih normal,” tambahnya.

Sementara terkait dengan pendakian, pihaknya tetap mengimbau kepada pendaki untuk waspada dan mematuhi peraturan yang ada. Terkait pembatasan pendaki untuk merayakan HUT RI di Merapi diharapkan segera disosialisasikan sejak dini. Hal ini untuk menghindari konflik bila quota pendaki melebihi 2 ribu orang.

“Pendaki yang ke Merapi kan tidak hanya di wilayah Soloraya, tapi ada juga yang dari Jawa Timur, kasihan kan jauh-jauh ke Merapi, ternyata tidak bisa melakukan pendakian,” tambahnya.

Tim SAR BPBD sendiri akan mengirimkan personel untuk siaga di kawasan Merapi, setidaknya ada 20 petugas yang disiagakan di Merapi dan Merbabu, mulai tanggal 16 Agustus besok.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge