0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rumah Reot Rohidi Ditinggali 20 Orang

Timlo.net — ┬áRohidi (60) hanya mampu pasrah tinggal di rumah yang hampir roboh bersama 19 jiwa keluarganya. Rohidi tinggal di Kampung Giri Pade, Kelurahan Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

Rohidi bersama istri, anak dan cucunya yang seluruhnya berjumlah 20 orang termasuk dirinya hanya bisa pasrah tinggal di rumah yang tak layak huni tersebut. Dirinya mengaku hingga saat ini tak ada bantuan dari pemerintah atau pihak mana pun, untuk membangun rumah yang hampir ambruk dan telah ditinggalinya selama puluhan tahun.

“Pengennya sih direhab pak, tapi gimana, hasil kerja mulung jauh dari cukup. Bisa makan saja sudah sukur,” kata Rohidi, Selasa (11/8).

Meski sehari hari Rohidi di bantu oleh tiga anaknya yang bekerja, namun tetap penghasilannya hanya cukup untuk makan saja.

“Ada yang bekerja sebagai tukang parkir, tukang pasang tenda dan dagang asong. Namanya juga orang susah boro-boro untuk bangun rumah buat makan aja susah,” ujarnya.

Rohidi juga mengungkapkan, rumah tersebut terpaksa ditinggali 19 orang keluarganya yakni anak, menantu dan cucunya untuk mengurangi pengeluaran biaya hidup.

“Meski harus dempet dempetan saya lebih seneng meski di selimuti rasa kekhawatiran dan ketakutan jika tiba-tiba rumah ambruk. Yah daripada ngontrak kan harus pakai uang,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, rumah gubuk tersebut berukuran 5 X 15 meter dengan atap terbuat dari rumbia yang telah rusak. Dinding rumah sendiri terbuat dari bilik bambu yang tak beraturan. Sementara kondisi di dalam rumah tersekat-sekat berukuran sekitar 2,5 X 2 meter, yang digunakan untuk kamar.

[hhw]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge