0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dirut PUDAM : Lawan 2 Incumbent, Terlalu Berat

timlo.net/nanin

Cahyo Sumarso-Yakni Anwar

Boyolali — Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM ), Cahyo Sumarso, yang mundur dari Pilkada sebagai calon independen. Dirinya mengaku terlalu berat melawan dua calon incumbent, Seno Samudro dan Agus Purmanto.

“Saya berfikir realistis saja, hasil survei dan saran dari tim sukses, terlalu berat melawan dua incumbent,” ucapnya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/8).

Selain itu, Cahyo juga mengaku mempunyai alasan pribadi dan enggan mengungkapkan. Dia sengaja tidak melengkapi berkas pendaftaran, sehingga dinyatakan gugur oleh KPUD Boyolali. Sebagai Dirut PUDAM, Cahyo masih punya tanggung jawab besar, khususnya dalam mencapai target penyediaan air bersih bagi masyarakat.

“Saya memilih menyelesaikan tugas di PUDAM hingga purna saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, menyatakan paslon Independen, Cahyo Sumarso-Yakni Anwar, gagal maju dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Palson independen ini tidak melengkapi berkas pendaftaran berupa surat keterangan hutang dari Pengadilan Negeri Boyolali. Sehingga kemungkinan besar Pilkada 2015 hanya diikuti dua pasangan, yaitu Seno Samudro-Said Hidayat dan Agus Purmanto-Sugiyarto.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge