0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Korupsi Dana Purnabakti

5 Mantan Anggota DPRD Boyolali Diperiksa Kejari

dok.timlo.nrt/nanin
Kejaksaan Negeri Boyolali (dok.timlo.nrt/nanin)

Boyolali — Kejaksaan Negeri Boyolali terus melakukan pengusutan dugaan korupsi dana purnabakti DPRD Boyolali periode 1999-2004. Kejaksaan kembali memeriksa lima mantan anggota DPRD, setelah sebelumnya juga memeriksa empat mantan anggota DPRD.

Lima orang mantan anggota DPRD yang diperiksa penyidik kejari, adalah Sururi, Ansori Budiono, Adha Nur Mujtahid, M Amin Wahyudi dan Suwardi. Kelimanya datang secara bersamaan, pukul 10.00 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan. Pemeriksaan kelimanya berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dan tertutup.

“Ada puluhan poin yang kita tanyakan kepada lima mantan anggota DPRD ini,” ujar Kasi Pidsus Agus Robani mewakili Kajari Boyolali, Andi Murji MAchfud, Selasa (11/8).

Dijelaskan, pertanyaan masih seputar  tugas, pokok dan fungsi mereka di DPRD saat kasus korupsi dana purnabakti 2004 terjadi. Saat kasus dugaan korupsi tersebut terjadi, kelimanya sebagai anggota Badan Anggaran. Sehingga kelimanya dimungkinkan mengetahui dan terlibat dalam pengesahan dana purnabakti tersebut.

“Tapi kelimanya kita periksa masih sebagai saksi,” tambah Robani.

Pemeriksaan terhadap lima mantan anggota DPRD tersebut, juga untuk melengkapi berkas perkara empat anggota DPRD Boyolali periode 1999-2004 yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yaitu, Probo Suhartono, Isa Ansori, Syaifudin, dan Fathoni, Panitia Rumah Tangga (PRT) DPRD Boyolali periode 1999-2004.

“Berkas empat tersangka segera lengkat dan kita limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang,” tambahnya Agus.

Kasus korupsi dana purna bakti anggota DPRD Boyolali 1999-2004 telah merugikan negara hingga Rp 3,2 miliar. Kasus ini sebelumnya telah menyeret mantan Ketua DPRD Miyono dan mantan Wakil Ketua DPRD Boyolali Subakir sebagai terpidana.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge