0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Jagong, Pasutri Dijambret

dok.timlo.net/gg
Ilustrasi (dok.timlo.net/gg)

Karanganyar — Nasib apes dialami Maryono (39) warga Dusun Kedungsono, Desa Bulususlur Wonogiri, Senin (3/8). Dia menjadi korban jambret saat  melintas bersama istrinya di wilayah perbatasan Karanganyar-Wonogiri, tepatnya di Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar. Akibatnya sebuah handphone (HP) bermerk Blackberry type 8520 digondol jambret.

“Pelaku langsung tertangkap oleh aparat Polres Karanganyar,” kata Kasubag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (11/8).

Pelakunya adalah Haryadi (41) warga Bendungan Kulon, Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipuro. Kronologisnya, AKP Suryo, peristiwa itu terjadi Senin (3/8) silam. Saat itu sekitar pukul 11.00 WIB, korban sedang mengendarai motor bersama istrinya.

Keduanya hendak menghadiri acara hajatan pernikahan di Jatipuro. Jalur yang dilalui tersebut tergolong sepi karena berada di wilayah perbatasan antara kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Wonogiri. Di pertengahan jalan, tiba-tiba ke duanya dibuntuti Haryadi dengan mengendarai motor Yamaha Mio BM 3690 OP.

“Pelaku kemudian memepet motor Maryono sambil memaksa berhenti. Maryono berusaha menghindar dengan memacu motornya lebih kencang,” jelas Kasubag Humas dalam rilisnya.

Mengetahui buruannya melawan, jelas AKP Suryo, Haryadi tak tinggal diam, dia menendang motor Maryono hingga oleng. Setelah itu Haryadi menghadang SPM.Haryadi yang beraksi seorang diri nekat menganiaya pasangan suami istri (Pasutri). Dia juga merampas sebuah handphone (HP) ber-merk Blackberry type 8520.

“Karena korban saat itu tidak membawa uang banyak, pelaku langsung kabur melarikan diri,” jelas AKP Suryo.

Usai kejadian itu, korban melapor ke Polres Karanganyar. Tim Satuan reserse kriminal Polres Karanganyar langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka Haryadi berhasil ditangkap di rumahnya Jumat lalu, (7/8). Dia kemudian digelandang ke Mapolres Karanganyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasubag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo menjelaskan, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman kurungan maksimal maksimal 9 tahun penjara.

”Barang bukti yang diamankan berupa HP korban, sepeda motor yang digunakan untuk beraksi. Tersangka beraksi sendirian, dengan sasaran pengendara sepeda motor yang sering melintas di tempat sepi. Untuk itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati,” jelas AKP Suryo mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge