0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fenomena Akik

Opal Fire Meredup, Calcedon Melambung

dok.timlo.net/tarmuji
Opal Fire Kuning Bimoli (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Harga batu akik asli Wonogiri atau biasa dikenal dengan Opal Fire kini mulai meredup di pasaran. Padahal tahun lalu, Opal Fire sempat booming menjadi buruan para kolekter batu mulia. Di sisi lain batu akik jenis calcedon saat mulai melambung.

“Sekarang mulai sepi mas,vpeminat Opal Fire mlempem beberapa bulan ini,” ujar kolektor batu akik asal Baturetno, Sulistiyono, Senin (10/8).

Dikatakan, pecinta Opal sekarang meredup. Harga Opal dari berbagai jenis dan ukuran, mulai turun drastis. Dicontohkan, Opal jenis Kuning Bimoli ukuran 12 dim, dengan ikat perak semula dijual Rp 1 juta, kini tak laku terjual. “Jika ada pembeli mereka hanya menawar di bawah Rp 1 juta,” jelasnya.

Menurutnya, selain sudah memiliki koleksi Opal, kebanyakan konsumen mengeluhkan ringkihnya batu dengan kekerasan 3-4 skala Mohs ini.

“Alasan mereka, Opal itu kalau terkena benturan sedikit saja pecah. Padahal belinya mahal,” katanya.

Hal senada diutarakan Aan. Kolektor batu mulia asal Ngadirojo ini mengaku, posisi Opal di pasaran mulai melemah, khususnya di wilayah Surakarta. Akan tetapi, menurutnya, Opal moncer di pasaran batu mulia di wilayah Jawa Timur.

“Saat ini Opal Fire sedang tren di Kabupaten Ngawi dan Kediri (Jatim),” jelasnya.

Dikatakan, di pasaran, harga batu akik jenis Calcedon malahan merangkak naik. Dia mengakui, saat Opal Fire booming, Calcedon sempat tenggelam. Namun demikian untuk Calcedon Suseki (Batu Gambar) masih tetap bertahan dengan harga yang cukup fantastis.

“Sejak jadi kolektor akik, saya lebih suka dengan batu jenis Calcedon. Menurut saya, Calcedon ini, jika pengrajinnya benar-benar mengerti karakter batu, setelah dipoles hasilnya mengkilap dan mengeluarkan berjat api, tak kalah dengan Opal Fire,” katanya.

Ditambahkan, koleksi Calcedon miliknya jenis Kuning Sunkis dan Red Baron, laris manis di pasaran. Bahkan pemesannya hingga ke luar Pulau Jawa. Sistem penjualan yang ia terapkan melalui media sosial atau online. Calcedon Kuning Sunkis dan Red Baron dengan ukuran 12 dim dibanderol Rp 1,5 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge