0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Waduk Cengklik Menyusut, Petani Karamba Terpaksa Panen Dini

timlo.net/nanin

Panen dini petani karamba Waduk Cengklik

Boyolali — Puluhan petani karamba mulai melakukan antisipasi sejak dini untuk menekan ancaman kematian ikan menyusul menyusutnya air Waduk Cengklik. Salah satunya dengan panen dini.

“Ya gimana lagi, kalau tidak segera dipanen, malah mati nanti,” ujar Alex, salah satu petani karamba, Minggu (9/8).

Pihaknya saat ini hanya bisa pasrah saja dengan penyusutan air di Waduk Cengklik. Surutnya air waduk sangat berpengaruh dengan perkembangan dan pertumbuhan ikan. Ikan dengan jenis nila dan gabus ini, akan terhambat pertumbuhanya bila air sangat dangkal.

Selain itu, dangkalnya air waduk, menyebabkan sisa pakan ternak dan lumpur akibat sendimentasi akan naik ke atas. Kondisi ini mengakibatkan ikan kekurangan oksigen dan mudah mati.

“Tahun kemarin kan banyak ikan yang mati karena airnya dangkal, banyak  yang merugi,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan petani lain, Kris Subardi. Pihaknya sempat mengalami kerugian dampak dari surutnya air waduk di musim kemarau tahun lalu. Bahkan beberapa karamba miliknya sempat dianggurkan. Hal ini dilakukan untuk menekan kerugian semakin besar.

“Tahun ini lihat situasi dulu, jangan sampai merugi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge