0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dolar Naik, UMKM Tetap Aman

foto: Setyo

Aria Bima saat melihat pameran produk UMKM Solo di Novotel

Solo – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak berdampak secara signifikan kepada pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri. Pasalnya untuk UMKM dalam negeri, bahan dasar serta pasar yang dibidik masih dominan wilayah domestik.

“Kondisi sekarang ini yang paling berdampak adalah eksportir yang menggunakan bahan dasar impor. Karena menguatnya dolar ini tentu akan meningkatkan biaya yang digunakan,” ujar Anggota komisi VI DPR RI, Aria Bima kepada wartawan, Sabtu (8/8).

Selain membuat biaya operasional yang dikeluarkan semakin tinggi. Melemahnya kondisi perekonomian atas dampak merangkaknya nilai tukar dolar sekarang ini tidak hanya dirasakan Indonesia saja, melainkan juga seluruh dunia.

“Sehingga daya beli dari pasar tradisional kita yang ada di luar negeri pasti juga ada penurunan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ditegaskanya bahwa penguatan UMKM melalui pendampingan pemasaran, modal dan pelatihan manajemen menjadi hal yang penting untuk menjaga stabilitas perekonomian dalam negeri.

Dicontohkan, krisis global yang terjadi pada tahun 1997 tidak terlalu berdampak terhadap perekonomian nasional. Pasalnya ekonomi Indonesia ditopang oleh usaha sektor riil yang bahan bakunya berasal dari dalam negeri.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge