0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPPU Awasi Mafia Impor Garam

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Praktik kartel impor garam diduga dilakukan sejumlah importir. Menyikapi hal tersebut, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menyurati Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Kami telah mengirim surat ke Menteri Susi agar memberikan laporan ke KPPU terkait dugaan kartel garam,” kata Ketua KPPU Muhammad Syarkawi, Sabtu (8/8).

Pihaknya mengaku siap menelusuri dugaan praktik tidak sehat itu. Apalagi fokus KPPU kini membenahi persekongkolan usaha pangan. Syarkawi mengaku sudah mengumpulkan bukti awal praktik kartel impor garam.

“Dugaannya, importir garam melakukan kartel dalam bentuk penetapan harga atau membatasi pasokan garam ke pasar domestik sehingga ‘supply’ terjaga dalam waktu panjang dan di angka tertentu harga stabil,” kata dia.

Dia melanjutkan, dengan menjaga harga stabil di angka tertentu maka keuntungan lebih besar. Sebab, harga itu di atas harga modal, baik modal membeli dari petani, maupun modal impor.

Sebelumnya, di Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan membuat tim Satuan Tugas terkait pengawasan impor garam guna mengaudit mekanisme proses dan jumlah garam yang dimasukkan ke dalam negeri dari sejumlah negara seperti Australia.

Menurut Susi, tugas dari tim satgas impor garam tersebut adalah untuk melakukan audit seperti berapa jumlah garam yang diimpor serta apakah garam impor yang dilakukan benar-benar digunakan untuk keperluan industri.

“Satgas tidak bisa menindak, tetapi hanya mengaudit saja,” ucap Susi Pudjiastuti.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge