0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cari Uang Sesaji, Pemulung Nekat Gali Kuburan Bayi

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Stres tak punya uang, tiga orang pemulung nekat menggali kuburan bayi untuk mencari uang tunai di dalam makam. Ketiganya masing-masing I Made Pasek (50), Kadek Sadia (18) dan Toyib Marhaban (40) asal Karangasem, Bali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan makam bayi di Sibetan, Bebandem Karangasem Bali. Saat beraksi, para pemulung ini menggali makam hanya dengan menggunakan tangan kosong.

“Digali dengan cara dikeruk menggunakan tangan kosong tanpa alat,” kata Kapolsek Bebanden AKP Gede Juli seizin Kapolres Karangasem, Sabtu (8/8).

Dijelaskannya, awalnya ketiga tersangka ini setiap hari mencari barang bekas. Lantaran hasilnya tidak memuaskan, ketiga pria itu nekat menggali kuburan dengan harapan dapat uang dan barang yang bisa dijual. Pasek pernah mendapatkan uang Rp 240 ribu, Sadia Rp 200 ribu, dan Toyib Marhaban mendapat Rp 175 ribu.

“Pengakuannya mereka mengaku uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Kapolsek.

Toyib menceritakan, awal dirinya tergiur menggali makam saat mencari hp yang hilang di seputar kuburan. Saat itulah dia melihat Pasek sedang menggali kubur. Melihat hal itu dia tergiur dan coba-coba menggali berharap mendapat uang.

Diakuinya, terakhir beraksi sebelum dirinya ditangkap berhasil mengumpulkan uang pecahan Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, Rp 2.000 dan Rp 1.000-an.

“Saya sempat dapat Rp 175 ribu, dan beberapa barang bekas seperti bokor dan beberapa keping uang bolong,” kata Toyib di Polsek Bebandem, Karangasem.

Ditegaskan Kapolsek, bahwa kasus ini terungkap setelah salah seorang warga setempat melakukan prosesi ‘Ngelungah’ (penguburan), Kamis 6 Agustus. Belum ada sehari, salah seorang warga melihat kuburan bayi tersebut sudah dalam keadaan terbongkar sedalam 1 meter lebih. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Bebandem dan segera melakukan penyelidikan.

“Begitu kita menerima laporan tersebut, anggota kami langsung terjun ke lokasi untuk proses penyelidikan,” Ungkap AKP Gede Juli.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge