0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

OJK Minta MUI Pertegas Status Bisnis MMM

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kusumaningtuti S. Soetiono menegaskan bisnis investasi Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) ilegal dan merugikan masyarakat. Sebab, imbal hasil atau keuntungan mencapai 30 persen dalam satu bulan dan ini tidak masuk akal. Hanya untuk menarik perhatian masyarakat ‘masuk dalam jebakan’.

Berulang kali OJK sudah mengimbau masyarakat agar tidak gampang terpengaruh model bisnis investasi semacam ini. Namun tetap saja masih ada yang ‘terperangkap’.

Untuk menyiasati agar pesan ini sampai ke masyarakat, OJK berencana menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengkaji hukum bisnis ini dalam perspektif Islam. Sebab, masyarakat Indonesia masih dan lebih percaya pada lembaga keagamaan.

“Kami sedang memikirkan bilang masalah ini ke MUI. Penawaran mereka terbuka, iklan banyak tapi tidak jelas mekanisme investasinya,” kata Tuti sapaan akrabnya, Sabtu (8/8).

Tuti belum berani menyebut bisnis ini haram atau tidak. Namun dia hanya memastikan model bisnis ini pasti merugikan masyarakat karena tidak punya prospektus bisnis. Pembayaran bonus atau pengembalian uang masyarakat benar-benar tergantung pada peserta berikutnya.

“Mereka bisnisnya skema piramida dan jadi betul betul tergantung pada peserta berikutnya,” tegasnya.

Tuti berharap agar MUI segera mengeluarkan hukum bisnis ini apakah haram, makruh atau halal.

“Ini hukum dari MUIhttp://www.timlo.net/wp-admin/post.php?post=68719632443&action=edit nanti akan sangat membantu kita,” tutupnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge