0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, Air Bantuan Dilarang untuk Mandikan Sapi

()

Boyolali — Pemkab Boyolali melarang masyarakat yang menerima bantuan air bersih digunakan untuk hewan ternak atau keperluan pembangunan rumah. Bantuan air bersih khusus diberikan untuk kebutuhan air minum masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

“Air bantuan jangan untuk ngguyang (memandikan) sapi,” ujar Kasubag Sosial Keagamaan Bagian Kesra Setda Boyolali, Mugimin, Jumat (7/8).

Masyarakat diharapkan membeli air untuk kebutuhan hewan ternak mereka, seperti untuk minum dan memandikan. Diakui, selain untuk kebutuhan hidup seperti minum dan masak, kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah Musuk, misalnya, juga digunakan untuk hewan ternak mereka. Bahkan terkadang, warga harus mengalah dengan sapinya.

“Kebutuhan untuk ternak juga tinggi, warga kadang rela tidak mandi demi sapi-sapi mereka,” imbuhnya.

Saat ini, permintaan bantuan air bersih sangat tinggi. Kekeringan terparah saat ini terjadi di wilayah Kecamatan Musuk dan Juwangi. Awal bulan Agustus ini, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 70 tangki air bersih di dua wilayah kecamatan tersebut. Untuk wilayah Musuk sudah dilakukan droping air sebanyak 50 tangki, yang disebar di empat desa.

Sedangkan untuk Kecamatan Juwangi, sudah dilakukan droping air sebanyak 10 tangki dan disebar untuk lima desa masing-masing dua tangki. Sementara untuk Kecamatan Wonosegoro, droping air bersih dari Bakorwil Surakarta.

“Desa yang alami kekeringan dan krisis air bersih segera ajukan proposal, biar kita segera kirim bantuan,” tambahnya.

Dijelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dan akan berlangsung hingga bulan November. Di Kabupaten Boyolali setidaknya ada 7 kecamatan rawan kekeringan, yaitu Kecamatan Musuk, Wonosegoro, Kemusu, Juwangi,  Klego, Selo. Dari tujuh kecamatan tersebut, Kecamatan Musuk yang selama ini paling parah.

“Musuk paling parah, ada 11 desa yang rawan kekeringan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge