0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KUA PPAS ABPD 2016 Belum Diajukan, Legislator Beda Pendapat

Anggota Komisi I DPRD Solo, Abdullah AA (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Hingga pekan pertama Agustus, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum mengajukan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2016 ke DPRD Solo. Seharusnya, KUA PPAS 2016 dimasukkan Juni 2015.

“Ada kekecewaan terhadap lambatnya progress (pengajuan KUA PPAS) dari Pemkot. Apakah pemerintah tidak memikirkan kendala di bawah (rakyat) sebagai efek dari lambatnya perencanaan,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Abdullah AA kepada wartawan, Kamis (6/8).

Merujuk Permendagri No.52/2015 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2016, KUA PPAS APBD 2016 seharusnya sudah dimasukkan ke DPRD Juni 2015. Abdullah khawatir keterlambatan KUA PPAS berdampak pada pembahasan Rancangan APBD 2016.

“Kalau terlambat imbasnya masyarakat Solo terancam mendapat pemotongan sejumlah dana dari pemerintah pusat. Kalau diajukan lebih awal, walikota lama juga masih bisa ikut membahas,” urainya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Solo, Abdul Ghofar Ismail mengakui seharusnya KUA PPAS diajukan bersamaan dengan KUPA PPAS APBD Perubahan 2015. Namun demikian, keterlambatan KUA PPAS dinilainya tidak masalah lantaran masih cukup waktu untuk membahas.

“Tahun-tahun kemarin, biasanya kita pembahasan Oktober. Itu kita lebih dulu dari daerah lain, termasuk Pemprov. Karena lebih dulu itu, ketika ada Bantuan Gubernur malah tidak bisa dimasukkan karena APBD sudah ditetapkan,” bebernya.

Berkaca dari pengalaman itu, lanjut Ghofar, pembahasan RAPBD 2016 lebih baik dilakukan akhir tahun, sekitar Oktober 2015.

“Ini memang semacam kebijakan Pemkot dan DPRD,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge