0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mantan GM Hutama Karya Ditahan KPK

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Mantan General Manager PT Hutama Karya, Budi Rachmat Kurniawan resmi ditanah di Polres Metro Jakarta Pusat. Ia berstatus sebagai tersangka kasus penyalahgunaan wewenang proyek Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Kementerian Perhubungan di Sorong, Papua.

“Dilakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 (dua puluh) hari mulai tanggal 6 Agustus 2015 sampai dengan 25 Agustus 2015 bertempat di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Priharsa Nugraha, Kamis (6/8).

Priharsa menjelaskan, penahanan terhadap Budi dilakukan setelah mempertimbangkan Pasal 20 ayat (1), Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 24 ayat (1) KUHAP. Sebagai tersangka, Budi dikhawatirkan akan melarikan diri atau merusak atau menghilangkan barang bukti.

Diketahui, KPK menetapkan Budi Rachmat Kurniawan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan Proyek Pembangunan Diklat Pelayaran Sorong Tahap III. Proyek ini dijalankan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2011.

Atas perbuatannya, Budi diduga telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 40 miliar. Dia dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge