0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Stok Terbatas, Harga Cabe Melonjak

Pedagang cabe di pasar (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejak dua hari ini,harga cabe mengalami lonjakan hingga Rp 10 ribu perkilogramnya. Lonjakan harga disebabkan stok cabe di tingkatan petani terbatas, sementara permintaan sangat tinggi.

“Naik terus harganya setiap hari. Kita jadi bingung sendiri untuk menjualnya,” ucap Sulastri, pedagang cabe di Pasar Boyolali Kota, Kamis (6/8).

Dijelaskan, harga yang terus berubah membuat pedagang enggan membeli dalam jumlah besar. Hanya kalau ada pesanan mereka baru membeli. Untuk harga cabe merah besar naik menjadi Rp 30 ribu perkilogram dari Rp 23 ribu, cabe merah kriting dari harga Rp  28 ribu kini naik menjadi Rp 35 ribu. Sedangkan harga cabe rawit merah mencapai Rp 60 ribu perkilogram dari harga Rp 50 ribu.

“Kenaikanya berkisar Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu,” jelasnya.

Kenaikan harga cabe juga berimbas pada penjualan, terutama untuk penjualan eceran. Masyarakat banyak yang mengurungkan niatnya membeli cabe seiring dengan tingginya harga cabe. Namun, untuk pembelian partai besar masih tinggi, terutama banyaknya masyarakat yang mengelar hajatan.

“Kalau eceran menurun drastis, tapi kalau partai besar untuk hajatan justru mengalami peningkatan,” ujar Daliyem, pedagang cabe.

Diakui, selama ini pihaknya mengambil cabe dari wilayah Cepogo dan Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge