0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Densus 88 Bekuk 3 Terduga Jaringan ISIS

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Tiga orang terduga anggota jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berhasil ditangkap di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Ketiganya lantas di bawa ke Jakarta.

“Kamis pagi, jam 08.00 WITA, mereka diterbangkan dari Bandara El Tari, Kupang, menuju Jakarta, dan diantar langsung oleh beberapa penyidik Polda NTT dan beberapa anggota Densus 88 untuk diperiksa lebih lanjut,” kata Direktur Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Pol Sam Kawengian, Kamis (6/8).

Sementara itu, beberapa anggota Densus 88 masih berada di NTT untuk melakukan pengembangan. Dia menyebutkan, ketiga terduga jaringan ISIS dari NTT tersebut adalah Syamsudin Uba (40 tahun) asal Bekasi, Zakaria Kiri (40 tahun) asal Kabupaten Alor, dan HI, seorang pria yang juga berasal dari Alor.

“Ada beberapa anggota Densus 88 yang masih bertahan di sini dan kemungkinan akan menyusuri daerah-daerah di NTT yang menjadi jalur masuknya jaringan tersebut. Saya juga belum tahu sebab ini dirahasiakan oleh mereka (Densus 88),” ujar Sam.

Tujuh anggota Densus 88 pada Selasa (4/8) tiba di Kupang untuk memeriksa dua dari tiga terduga jaringan ISIS NTT yang ditangkap di Alor pada 31 Juli.

Sebelum memeriksa kedua terduga jaringan ISIS NTT, yakni Syamsudin Ubada dan Zakaria Kiri, Densus 88 memeriksa sejumlah barang bukti. Meliputi atribut ISIS tersimpan dalam laptop, bendera, dan lukisan ISIS, dan sejumlah alat pembuat bendera ISIS, serta logo ISIS di salah satu hotel di Kupang.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge