0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Desak SHP Pedagang Penyewa Kios Pasar Sementara Dicabut

Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto (dok.tumlo.net/daryono)

Solo — Praktik sewa menyewa kios Pasar sementara Klewer oleh pedagang menuai respon keras kalangan DPRD Solo. Pemerintah Kota (Pemkot) diminta bertindak tegas menyikapi praktek sewa menyewa tersebut.

“Pemkot jangan melakukan pembiaran. Kalau permisif ya praktek seperti itu akan terus terjadi,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto kepada wartawan, Rabu (5/8).

Pemberian sanksi berupa pencabutan Surat Hak Penempatan (SHP), lanjut Sugeng, perlu diterapkan kepada pedagang yang terbukti menyewakan kiosnya. Tentunya hal itu dilakukan setelah pedagang tidak mengindahkan peringatan Dinas Pengelola Pasar (DPP).

Disinggung alasan pedagang menyewakan kios lantaran sudah tidak memiliki modal, menurut Sugeng alasan itu tidak bisa diterima. Apapun alasannya, menyewakan kios pasar sementara tidak dibenarkan lantaran pasar sementara dibuat dengan menggunakan uang negara.

“Kami minta DPP melakukan inventarisasi kios ulang. Kalau betul ada penyewaan kios ya berarti ada penyalahgunaan anggaran,” ujar dia.

Senada, Sekretaris Komisi III, Maria Sri Sumarni mendesak Pemkot tegas menangani persoalan itu. Jika tidak tegas, kedepan persoalan sewa menyewa itu akan menimbulkan persoalan baru.

“Pemkot kan sudah pernah sampaikan, penggunaan kios darurat harus sesuai aturan. Semua harus berdasarkan SHP. Praktik semacam ini mestinya harus disikapi dengan tegas, jangan malah membiarkannya. Ini potensial membuat masalah baru,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge