0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, Wonogiri Selatan Didrop 704 Tangki Air Bersih

dok.timlo.net/tarmuji
Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan secara simbolis bantuan air bersih yang diterima oleh Sekda Wonogiri, Suharno (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sebanyak delapan kecamatan 38 desa di Wonogiri bagian Selatan mendapatkan bantuan air bersih dari PT Sido Muncul, Semarang. Bantuan air bersih tersebut mencakup kebutuhan air bersih 18.169 kepala keluarga(KK) atau 67.320 jiwa.

“Total bantuan air bersih ini sebanyak 2000 tangki. Kami berikan di empat kabupaten di Jateng, yakni Kabupaten Blora, Pati, Rembang dan Wonogiri,” ungkap Direktur Utama PT Jamu Sido Muncul, Irwan Hidayat, Rabu (5/8).

Menurutnya, bantuan ini merupakan wujud dari kepedulian Sido Muncul. Pihaknya mengaku mendapatkan proposal permohonan bantuan air bersih dari Pemkab Wonogiri beberapa waktu lalu.

“Kita kerjasama dengan Pemkab Wonogiri dan BPBD dalam penentuan penerima bantuan air bersih di Wonogiri,” jelasnya.

Sedang delapan kecamatan penerima bantuan air bersih tersebut meliputi Kecamatan Paranggupito sebanyak tujuh desa dengan jumlah 91 tangki atau setara 99.193 liter. Kecamatan Pracimantoro, tujuh desa, 259 tangki air bersih. Kemudian Giriowoyo, ada empat desa, sebanyak 90 tangki air bersih, Kecamatan Giritontro ada lima desa dengan jumlah bantuan 141 tangki air bersih.Disusul Kecamatan Nguntoronadi ada tujuh desa, sebanyak 55 tangki air bersih.

Selanjutnya, Kecamatan Eromoko, bantuan diberikan di empat desa sebanyak 77 tangki air bersih .Menyusul Kecamatan Manyaran, ada dua desa dengan bantuan 25 tangki air bersih. Dan terakhir Kecamatan Selogiri ada satu desa dengan jumlah bantuan dua tangki air bersih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga masyarakat Wonogiri selatan dimana sebagai daerah endemik kekeringan. Namun di sisi lain, antuan permanenlah yang sangat diperlukan. Pasalnya bencana kekeringan ini terjadi setiap tahun sehingga diperlukan solusi permanen.

“Kami berharap bantuan yang akan datang berupa bantuan permanen, semisal pembuatan sumur dalam atau kalau perlu mengangkat air dari sungai bawah tanah yang ada di Kecamatan Paranggupito yakni Sumber Banyu Towo,” imbuh Sekda Wonogiri

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge