0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Ketar-Ketir

dok.timlo.net/tarmuji
Pasar Hewan Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Kendati Hari Raya Idul Adha tinggal sekitar sebulan lagi ,namun harga sapi kurban di pasaran masih tergolong standar. Harga sapi siap kurban berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 16 juta.

“Belum ada kenaikan yang signifikan,” terang Wahyu Wibowo (37), pedagang sapi asal Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (5/8).

Menurutnya, sapi-sapi untuk kurban paling banyak dicari dengan harga standar, yakni pada kisaran Rp 15 juta hingga Rp 16 juta. Diakui, seringkali pembeli mencari sapi siap kurban di atas harga tersebut, yakni Rp 18 juta hingga Rp 22 juta.

“Walaupun ukurannya kecil tapi kriteria untuk kurban sudah memenuhi, ya tetap laku di pasaran,” jelasnya.

Dikatakan, sejauh ini dirinya belum menerima pesanan dari pembeli. Sedang sapi dagangannya merupakan hasil dari peternakan sendiri. Namu ,untuk momen Hari Raya Qurban, ia berencana kulakan di beberapa pasar hewan yang ada di Wonogiri.

“Yang jelas saat ini kita sudah siapkan sapi-sapi siap kurban, tergantung nanti bagaimana permintaan pasar, Mas,” katanya.

Ditambahkan, dirinya juga melayani pesanan sapi-sapi kurban dengan ukuran atau berat mulai dari 800 kilogram hingga satu ton per ekornya. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 40 juta hingga Rp 70 juta..

“Biasanya yang pesan itu bos-bos dari Jakarta,” tandasnya.

Hal senada juga diutarakan peternak sapi, Wisnu (36) asal Dusun Ngelo Gung, Kecamatan Ngadirojo. Ia berharap harga sapi menjelang Idul Adha bisa naik.

“Jangan sampai pasokan sapi impor mengganggu momentum Idul Adha yang sangat dinanti-nanti peternak lokal,” katanya.

Ditambahkan, menjadi pemicunya yakni karena tingginya harga pakan ternak saat ini,sangat membebani peternak. “Jika suatu waktu harga sapi dipasaran turun drastis tentunya peternak akan merugi,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge