0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Alasan Pasal Penghinaan Terhadap Presiden Dihidupkan

dok.merdeka.com

Presiden Jokowi

Timlo.net – Pemerintah berupaya menghidupkan kembali pasal penghinaan terhadap presiden dan wapres melalui revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya alasan sendiri tentang rencana tersebut. Jokowi berdalih pemerintah ingin menghidupkan pasal penghinaan lantaran ingin melindungi orang-orang yang kritis.

“Kalau saya lihat di situ justru itu untuk memproteksi orang-orang yang kritis, masyarakat yang kritis, masyarakat yang ingin melakukan pengawasan untuk tidak dibawa ke pasal-pasal karet. Jangan dibalik-balik kamu,” kata Jokowi, kemarin.

“Justru memproteksi, yang ingin mengkritisi memberikan pengawasan memberikan koreksi silakan. Jangan sampai ada yang membawa ke pasal karet. Dan ini pun kan urusannya presiden sebagai simbol negara, bukan pas saya saja kan, nantinya kan juga jangka panjang. Kalau saya pribadi, seperti saya sampaikan, makanan sehari-sehari (sudah biasa dihina-red),” ujarnya.

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge