0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TimloMagz

Dhani Wulandari Lebih Suka Kerja Sesuai Passion

foto: Dwi

Dhani Wulandari

Solo  — Bagi sebagian orang, memilih pekerjaan bukan hanya soal pendapatan secara materi saja. Pilihan pekerjaan juga menyangkut passion. Setidaknya hal itulah yang dirasakan Dhani Wulandari, Assistant Marketing Communication (Marcom) Manager Solo Paragon Hotel.

Dengan menjadi Marcom, Dhani merasa menemukan passionnya dalam bekerja. Tidak heran, meski sempat bekerja sebagai sekretaris manajer selama hampir empat tahun, Dhani akhirnya kembali ke sebagai Marcom.

“Ketika saya join di sini (Solo Paragon Hotel) sebagai Marcom, kelihatannya passionku ternyata di situ,” kata Dhani, saat ditemui Timlomagz belum lama ini.

Selama karirnya hampir 11 tahun, Dhani menjadi Marcom di awal-awal karir. Waktu itu, perempuan kelahiran Boyolali, 27 Agustus 1980 ini menjadi Marcom di sebuah mall di Kota Bengawan. Sebelumnya, ia diberi tugas sebagai sekretaris manajer. Ketika menjadi Marcom, Dhani merasakan enjoy menjalani pekerjaannya. Terlebih, pekerjaan itu selaras dengan latar belakang keilmuannya di jurusan Ilmu Komunikasi UNS.

Namun, posisi yang ia jalani di pusat perbelanjaan itu tidaklah lama. Oleh manajemen, Dhani kemudian ditarik ke bagian Human Resources Deparment (HRD).

Dengan pertimbangan keluarga, Dhani sempat memutuskan resign dari posisinya sebagai sekretaris manajer. Namun, lantaran sudah terbiasa bekerja, istri Dhany Yuniarso Egi Radityo ini akhirnya memilih kembali bekerja dan diterima sebagai sekretaris manajer di sebuah butik batik terkemuka di Solo. Hampir empat tahun sebagai sekretaris manajer, Dhani merasa ingin kemballi ke habitatnya sebagai Marcom kembali.

“Lama di situ, aku mikirnya, aduh aku ingin kembali ke passionku yang dulu. Meskipun di situ sebenarnya sudah zona nyaman. Akhirnya ya join di Sopar (Solo Paragon-red) ini,” ujar perempuan yang kini tinggal di Sumber, Banjarsari tersebut.

Menjadi seorang Marcom, bagi Dhani, begitu menyenangkan. Ia bisa ketemu dengan banyak orang dan banyak hal baru setiap harinya.

Hal itu berbeda dengan profesi sekretaris manajer dimana ia hanya melayani satu orang saja. Meskipun ia menyadari sebenarnya setiap orang memiliki tipe kerja tersendiri.

Soal pilihan kembali ke passion, Dhani punya cerita tersendiri. Ada seorang temannya yang rela melepas gaji tinggi agar bisa melukis lagi. Dhani kini memahami pilihan temannya itu karena melukis sudah menjadi passion baginya.

Di sela pekerjaannya ia juga tidak lupa kewajibannya sebagai istri. Setiap hari, Dhani memasak buat suami dan anaknya.

“Tiap hari aku masih masak loh,” ungkap Dhani yang memang memiliki hobi memasak.

Dua tahun sebagai Marcom di Soloparagon, Dhani kini tidak terlalu mengejar karir. Ia juga tidak muluk-muluk soal obsesinya kedepan. Ia menjalani pekerjaannya sebagaimana air. Mengalir dan tanpa beban.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge