0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surat Keterangan Pengganti e-KTP Ditolak Imigrasi

KTP Elektronik atau e-KTP (dok.timlo.net/redaksi)

Solo — Anggota Komisi I DPRD Solo, Abduulah AA mengaku menerima keluhan warga terkait surat keterangan pengganti e-KTP. Pasalnya, surat keterangan pengganti e-KTP itu dianggap tidak bisa digunakan untuk mengurus administrasi ke instansi lain semisal imigrasi, perbankan dan instansi lainnya.

“Karena blangko e-KTP dari pusat habis maka warga diberi pengganti surat keterangan. Namun, surat keterangan pengganti e-KTP itu tidak bisa dipakai ke instansi lain semisal imigrasi. Sudah ada enam warga yang mengadu ke saya. Belum yang lain,” kata Abdullah kepada wartawan, Selasa (4/8).

Kondisi tersebut, lanjut Abdullah, jelas menghambat aktivitas warga. Ia meminta pemerintah pusat sebagai penyedia blangko e-KTP segera bersikap sehingga persoalan itu bisa diatasi.

“Kalau dengan imigrasi Solo, Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) sudah koordinasi sehingga bisa dipakai. Tetapi kalau ke imigrasi Yogyakarta tidak bisa. Ini kan jelas menghambat warga,” terangnya.

Dikonfirmasi hal itu, Kepala Dispendukcapil Solo, Suwarto mengakui lantaran dropping blangko e-KTP dari pusat habis, pihaknya mengeluarkan surat keterangan pengganti e-KTP. Pemberian surat keterangan pengganti itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri. Meski secara fisik berbeda, fungsi dan kegunaan surat pengganti itu sama dengan e-KTP.

“Surat keterangan itu ada nama dan NIK (Nomor Induk Kependudukan)-nya. Kemarin saya mengecek di imigrasi, fungsinya sama. Jadi bisa digunakan. Sudah ada koordinasi lintas kementrian,” bebernya.

Dengan demikian, lanjut Suwarto, semestinya surat keterangan pengganti e-KTP itu bisa dipergunakan ke instansi manapun termasuk perbankan. Jika ada yang ditolak, Dispendukcapil siap mengklarifikasikan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge