0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendiri GO-JEK Curhat Kepada Jokowi

dok.merdeka.com

GO-JEK

Timlo.net – Pendiri GO-JEK, Nadim Makarim menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nadim meminta Jokowi ikut memperhatikan pelaku industri berbasis aplikasi.

“Saya dunianya ojek, pagi, siang dan malam. Saya mewakili e-commerce. Pertama berhubungan dengan sumber daya manusia, kalau kita melihat 5-10 tahun ke depan, yang menggaransi pembangunan adalah software development,” kata Nadim saat dialog dengan Presiden Jokowi di BSD City, Selasa (4/8).

Menurut dia, potensi bisnis aplikasi ke depan akan berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, pihaknya meminta Presiden untuk memberikan kemudahan regulasi untuk mempermudah investasi yang luas terhadap bisnis ini.

“Saat ini kompetisi global luar biasa,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi mengapresiasi keberadaan GO-JEK dengan terobosan aplikasinya. Jokowi juga menanyakan soal persaingan ojek aplikasi dan ojek pangkalan.

“GO-JEK, masih kejar-kejaran sama ojek ya?,” tanya Jokowi.

Menurut Jokowi, aplikasi ini tampaknya juga bermanfaat bagi nelayan-nelayan dan membantu ekonomi tradisional di daerah-daerah. Sehingga, mendapatkan lonjakan manfaat dari kemajuan teknologi.

“Coba lihat ke desa dan warung-warung kecil mungkin dikreasikan dengan industri kreatif. Kemudian nelayan, handphone pegang semua, tempat ikan yang banyak di mana? cuaca bagaimana?,” jelas Jokowi.

Tak hanya nelayan, dia berharap makin banyak lagi yang bersinggungan dengan aplikasi handphone. Selain nelayan, dia juga berharap aplikasi seperti ini bisa digunakan untuk pertanian untuk melihat fluktuatif harga komoditas.

“Juga berkaitan dengan harga-harga, cabe, jagung, semua tahu dalam detik yang sama. Kita ingat tahun 80-an, kita tahu harga cabe di Cipinang, di Beringharjo Jogja, saya kira seperti itu,” tutup Jokowi.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge