0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inflasi Bulan Juli di Solo Melesat Naik

Pedagang bawang merah di pasar (dok.timlonet/tyo eka)

Solo – Kebijakan pemerintah kota (Pemkot) Solo menggelar operasi pasar selama bulan Juli lalu nampaknya tidak cukup berdampak signifikan terhadap perekonomian. Pasalnya data inflasi pada bulan tersebut menunjukan kenaikan tajam jika dibandingkan bulan sebelumnya.

“Dari survei beberapa komoditas yang kita lakukan, pada bulan Juli kemarin inflasi Kota Solo mencapai 0,96 persen. Atau meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya 0,53 persen,” ujar Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Senin (3/8).

Dikatakan, pada bulan Juni untuk angka Indek Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,5, sedangkan bulan Juli telah mencapai angka 118,27. Kondisi tersebut lantaran dari ketujuh kelompok pengeluaran yang dihitung IHK nya lima di antaranya mengalami kenaikan.

“Penyumbang inflasi terbesar adalah kelompok makanan yang naik 2,60 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang naik 2,55 persen,” jelasnya.

Adapun untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga memberikan sumbangan terhadap inflasi antara lain adalah tarif angkutan udara, cabai rawit, daging ayam ras, petai, bawang putih, cabai hijau, pisang dan daging sapi.

“Sebaliknya untuk komoditas yang mengalami penurunan atau yang menghambat laju inflasi adalah bawang merah, telur ayam ras, tomat, nangka muda, baju kaos berkerah anak, semen, gula pasir dan jeruk,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge