0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Muhammadiyah Perlu Dirikan Partai Politik?

IMG02288-20150803-2000
Muktamar Muhammadiyah di Makassar ()

Makassar —┬áKetua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan, saatnya Muhammadiyah mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri, seperti yang dimilikinya pada beberapa dasawarsa awal keberadaannya.

“Menghadapi situasi dan kondisi demikian, ada beberapa opsi peran politik bagi Muhammadiyah,” ungkap Din saat menyampaikan pidato iftitah Muktamar ke-47 Muhammadiyah, di Makassar, Sulsel, Senin (3/8).

Peran politik itu, di antaranya Muhammadiyah tetap pada jatidirinya sebagai Gerakan Dakwah Pencerahan yang berorientisi pada penguatan landasan budaya dalam masyarakat, dengan tetap menjalankan aktifitas politik tapi sebatas politik motal atau politik amar makruf nahi munkar.

Dalam hal ini, kata Din, Muhammadiyah tidak terpengaruh sama sekali terhadap politik kekuasaan dan hubungan dengan partai politik dilakukan melalui pendekatan menjaga kedekatan yang sama dengan semua partai politik.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Muhammadiyah memandang penting jalur dakwah lewat politik, maka Muhammadiyah mendirikan sebuah partai politik sebagai amal usaha atau mengembangkan hubungan khusus dengan partai politik tertentu, sebagai partai utama.

“Selanjutnya Muhammadiyah mengembangkan kedekatan yang sama dengan semua partai politik,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge