0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Kampanye di Medsos, Komitmen Jauhi Black Campaign dan SARA

Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Putut Gunawan (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Dua tim pemenangan pasangan calon walikota dan calon wakil walikota berkomitmen melakukan kampanye di media sosial (Medsos) secara elegan serta meninggalkan black campaign. Mereka juga sanggup mendaftarkan Medsos yang mereka kelola ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami akan patuhi bila memang ada aturan yang mengharuskan didaftarkan. Kalau belum diatur, hal yang menjadi kampanye paslon, sifatnya positif dan tidak bertentangan dengan aturan yang ada ya enggak ada persoalan,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Anung-Fajri, Supriyanto kepada wartawan, Senin (3/8).

Dalam berkampanye di Medsos, Tim Pemenangan Anung-Fajri akan lebih mengedepankan etika. Di antaranya tidak berbau suku agama ras dan antar golongan (SARA) dan tidak menjatuhkan pihak lawan.

“Hal itu sudah menjadi bagian bahasan di tim kampanye dan sudah berjalan. Kami instruksikan ke partai relawanan, kampanye harus bersifat positif dan elegan. Sehingga memberi pendidikan politik kepada masyarakat,” bebernya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo, Putut Gunawan mengungkapkan pihaknya siap mendaftarkan Medsosnya ke KPU. PDIP juga siap menghindari black campaign dan negative campaign ketika berkampanye di Medsos.

“Dalam kampanye pasti kita hindari black campaign dan negative campaign. Yang kita sampaikan adalah apa yang sudah dilakukan calon kita ketika menjadi walikota 3 tahun ini. Jadi, lebih pada program-program dan visi misi,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge