0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Korupsi, Ma’ruf Iranto Ajukan Penangguhan Penahanan

Ma'ruf Irianto jadi tersangka kasus korupsi dana hibah KONI Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Tersangka kasus korupsi dana hibah KONI 2014, Ma’ruf Iranto melalui kuasa hukumnya mengajukan penangguhan penahanan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri. Pihak ISSI Jateng dan keluarga sebagai penjaminnya.

“Berdasarkan hasil rapat pengurus ISSI Jawa Tengah dan keluarga 29 Juli lalu di Rutan Wonogiri, kita sepakat mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk Pak Maruf (Ma’ruf Irianto),” ujar kuasa hukum Maruf Iranto, Budi Sularyono, Senin(3/8).

Menurut dia, alasan kenapa pihaknya mengajukan permohonan penangguhan penahanan, karena eksistensi kliennya di organisasi sepeda balap ini sangat di butuhkan, mengingat Maruf sendiri adalah pejabat ISSI Jateng.

“Tenaganya sangat dibutuhkan, terlebih lagi akan dihelat pra PON Jateng dan even Piala Presiden di Wonogiri dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Dikatakan, selaku kuasa hukum, dirinya berjanji, jika kliennya tidak akan ingkar janji apalagi untuk kabur dari kasus korupsi yang membelitnya. Selain itu, penangguhanan penahanan ini dimaksud agar kliennya lebih fokus dalam menghadapi perkara.

“Kami mohon doanya, gar permohonan penangguhan penahanan ini dikabulkan. Kita jamin klien kami tidak akan lari,” katanya.

Seperti diketahui, Maruf Iranto ditetapkan Kejari Wonogiri sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah 2014 yang merugikan negara senilai Rp 750 juta.

Terpisah, Kajari Wonogiri Dwi Setyo Budi Utomo mengatakan, sejauh ini dirinya belum mengetahui adanya permohonan penangguhan yang diajukan tersangka kasus korupsi dana hibah KONI 2014 itu.

“Kita belum membacanya, Mas,” tegas Kajari.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge