0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Molor, Rekanan Proyek Pujasera Popongan Didenda

Pujasera Cangakan (Ilustrasi) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan pada 14 Juli lalu, rekanan pelaksana proyek pembangunan pusat jajan serba ada (Pujasera) Popongan terkena sanksi. Rekanan diwajibkan membayar denda selama 15 hari, terhitung sejak 15 Juli, sebesar 1/1.000 dari nilai proyek Rp 480.999.000.

“Perjanjiannya kan tanggal 14 Juli kemarin batas waktu penyelesaiannya, karena molor ya kita denda,” kata Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Karanganyar, Budi Wahyono kepada wartawan, Senin (3/8).

Budi mengakui perkembangan pembangunan area wisata kuliner tersebut lambat. Pihaknya sempat  memanggil rekanan dan meminta untuk segera menyelesaikan pekerjaan.

“Mereka menyatakan sanggup menyelesaikannya, sesuai kontrak kerja yang telah ditandatangani,” jelasnya.

Rekanan, menurut Budi, sempat menyampaikan keluhan kenapa pekerjaan tidak bisa selesai cepat. Salah satu penyebabnya karena ada beberapa komponen bangunan yang sudah dipasang, hilang dicuri.

“Karena alasan itu, rekanan harus order lagi dan penyelesaian pekerjaan jadi mundur,” tuturnya.

Meski ada itikad baik dari rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan, namun Pemkab tetap berpegang pada aturan, yakni jika proyek tak selesai sesuai kontrak (molor) maka rekanan terkena sanksi membayar denda.

“Dendanya sebesar Rp 480.999 selama 15 hari. Pada 29 Juli lalu, kami sudah cek hasil pekerjaan, tapi ada beberapa yang belum pas. Seperti pemasangan instalasi listrik yang titiknya kurang pas, sehingga kami minta diperbaiki,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge