0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejar Setoran, Ngebut di Jalur Busway, 2 Bus Tabrakan

merdeka.com

ilustrasi laka bus

Timlo.net — Akibat berkendara ugal-ugalan, sebuah Metromini 07 B 7708 EH jurusan Senen – Semper menabrak sebuah bus PPD 43 B 7301 BF jurusan Tanjung Priok – Cililitan di Jalur Busway Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/8). Akibatnya, sejumlah penumpang Metromini menjadi korban luka-luka dalam kejadian tersebut.

Menurut Sukriah (70), salah satu penumpang Metromini yang merintih karena kakinya terkilir akibat kejadian. Tabrakan berawal dari sopir Metromini 07 yang melaju dengan kecepatan tinggi serta dengan ugal-ugalan dalam berkendara.

“Sopir Metromini bawa busnya ugal-ugalan. Saat kejadian, saya sempat terpental dari bangku saya ke bangku sopir bus,” kata Sukriah, Minggu (2/7).

Selain Sukriah, penumpang Metromini lainnya yaitu Suprapto (70), menjelaskan bukan hanya Metromini 07 saja, namun bus PPD pun juga melaju dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan layaknya yang punya jalan.

“Keadaan saat itu sedang macet, dan diwaktu bersamaan, kedua bus tersebut sama-sama melaju kencang dengan memasuki jalur busway dari arah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ke arah Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara,” ucapnya.

Usai saling kebut, Suprapto menjelaskan Bus PPD menabrak badan Metromini dan seketika langsung melarikan diri. Sedangkan Metromini yang tengah melaju kencang itu oleng dengan beberapa bagiannya rusak seperti badan depan penyok-penyok dan kaca hancur akibat tabrakan.

“Abis nabrak, sopir bus PPD-nya kabur. Ini sopir Metromininya luka-luka. Biarin aja, engga usah dirawat itu. Biar rasa. Pas kejadian, penumpang di dalam tadi kepental semuanya ke depan. Banyak yang benjol-benjol akibat terbentur nih. Dada saya kebentur juga, sempat sesak nafas saya tadi,” jelasnya.

“Sopir gila! Nyawa saya hampir melayang gara-gara kamu,” terdengar teriakan salah seorang penumpang sambil menunjuk si sopir.

Sementara itu, anggota Satlantaswil Jakarta Utara, Aiptu Agus Supriyadi menjelaskan kedua bus yang sudah kebut-kebutan mulai dari Cempaka Putih itu diduga karena kejar setoran.

“Keduanya kejar setoran, makanya saling kebut-kebutan sampai masuk jalur busway. Itu dugaan sementara, berdasarkan penuturan para saksi yang menjadi korban kecelakaan,” ucapnya.

Lanjutnya, sedangkan bus PPD 43 yang melarikan diri usai menabrak Metromini 07 sampai saat ini masih dalam pencarian.

“Untuk bus PPD 43 yang kabur usai menabrak ini, masih dalam pelacakan kami. Sedangkan untuk para korban yang luka-luka termasuk sopir Metromini, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diberi pertolongan. Untuk yang luka kecil seperti benjol atau beset, mereka langsung lanjutkan perjalanannya dengan angkutan umum lain,” jelasnya.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge