0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suplai Air PDAM Menyusut 30 Persen

timlo.net/nanin

PDAM optimalkan sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan pelanggan

Boyolali — Bencana kekeringan yang melanda wilayah Boyolali, juga berimbas pada penurunan debit ait PDAM hingga 30 persen. Akibatnya, PUDAM terpaksa menerapkan sistim giliran bagi pelangganya.

“Terpaksa layanan air bersih terganggu, penurunan suplai air sudah mencapai 30 persen,” ungkap Direktur PUDAM, Cahyo¬† Sumarso, Minggu (2/8).

Pasokan bahan baku air PUDAM diambilkan dari sejumlah embung, waduk seperti Waduk Kedung Ombo (WKO), hingga sumber air di Tlatar, berkurang saat kemarau ini. Pihaknya berupaya mengoptimalkan puluhan sumur dalam yang dimiliki PUDAM. Optimalisasi dilakukan dengan menambah jam operasional mesin pompa di setiap sumur dalam.

“Normal kita operasional sumur dalam 16 jam, tapi sekarang kita tambah menjadi 22 jam,” tambahnya.

Dampak paling dirasakan yakni untuk pelanggan yang berada di sejumlah wilayah, di antaranya yakni di Kecamatan Musuk, Andong, Klego, dan Ampel. Sementara untuk pemberlakuan giliran air, diberlakukan selama enam jam. Meski aliran air masih mengalir namun tersendat. Setidaknya, dari 43 ribuan pelanggan PUDAM, sekitar 10 ribu lebih sambungan rumah yang terdampak dan terpaksa diberlakukan sistem bergilir, yakn siang, sore, dan malam.

“Kalau tidak dengan sistim bergilir, nanti pelanggan tidak akan terpenuhi,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge