0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

90 Persen Wasit Piala Kemerdekaan dari TNI/Polri

timlo.net/aryo

Anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono (kanan) bersama Ketua Panpel Persis Solo, Heri Gogor Isranto.

Solo – Penggagas turnamen Piala Kemerdekaan, Tim Transisi akan lebih tegas dalam menyelenggarakan kejuaraan mulai 15 Agustus nanti. Perangkat pertandingan selama kejuaraan berasal dari unsur TNI/Polri. Sebanyak 90 persen wasit bakal berasal dari TNI/Polri.

“Total ada 153 perangkat pertandingan. Mereka bahkan merintis Asosiasi Wasit dan Pertangkat Pertandingan Indonesia(AWAPI),” ujar salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono, Sabtu (1/8) malam.

Ditambahkan Cheppy, tim peserta Piala Kemerdekaan bakal didiskualifikasi andai terlibat berbuat curang, sama halnya dengan kasus sepak bola gajah.

“Kalau ada kasus tentu akan masuk ke ranah hukum. Begitu pun dengan tim yang ketahuan bermain curang, akan kami diskualifikasi langsung,” tandas Cheppy.

Kick-off Piala Kemerdekaan akan digelar mulai 15 Agustus mendatang, dan berakhir 15 September. Sebanyak 24 klub peserta dari kasta Divisi Utama akan memperebutkan trofi juara dalam rangka menyambut hari jadi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge