0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satpol PP Ancam Tindak Tegas PKL CFD Tak Taat Aturan

timlo.net/daryono

Keruwetan di bundaran Gladak saat CFD berlangsung

Solo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan memberikan tindakan tegas kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Car Free Day (CFD) yang nekat berjualan dengan melanggar aturan. Sebagai peringatan awal, Tim Satpol PP melakukan penertiban di CFD, Minggu (2/8).

“Ini belum penertiban. Baru kita himbau agar masuk semua ke area city walk,” kata Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Pemkot Solo, Seksio Heriyanto, saat ditemui wartawan di sela pemantauan PKL di CFD.

Sesuai ketentuan yang ada, PKL CFD diberikan tempat berjualan di area city walk atau di sisi selatan Jl Slamet Riyadi. Mereka dilarang berjualan di bahu jalan Slamet Riyadi.

Tidak hanya di area CFD, Satpol juga mengarahkan PKL di depan Beteng Trade Center (BTC) agar tidak merangsek ke persimpangan Gladak. Pasalnya, belasan PKL terlihat meringsek ke persimpangan sehingga membuat lalu lintas ke keraton semakin crowded.

“Ada sekitar 10-15 PKL. Mereka merangsek maju agar dagangannya tampak depan. Mungkin berharap pembelinya bisa lebih besar,” terang dia.

Jika CFD kedepan PKL masih nekat berjualan dengan menggunakan bahu jalan, Satpol PP siap memberikan tindakan tegas berupa larangan berjualan di CFD. Pedagang juga diminta membuat pernyataan dan saat mengambil barang sitaan harus membawa pengantar dari pejabat domisili setempat.

Tidak hanya PKL, Satpol bersama Tim dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Dinas Pengelola Pasar (DPP) juga melarang bendi dan sepur kelinci masuk ke area CFD.

“Meskipun bendi tidak mengeluarkan asap, tetapi kotorannya kan mengganggu,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge