0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Investor Jepang Takut Upah Buruh Indonesia Naik Tajam

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, telah bertemu tiga perusahaan komponen mobil di Jepang. Ketiganya berkomitmen menanamkan modalnya di Indonesia.

Bahkan, salah satunya sudah berencana memperluas investasi senilai USD 72 juta untuk meningkatkan produksinya hingga 47 persen. Investasi tersebut diperkirakan membutuhkan tenaga kerja hingga 10 orang orang.

Namun, ketiganya masih menyoalkan formula penentuan penaikan upah buruh yang tidak bisa diprediksi besarannya.

“Ketiga perusahaan tersebut mempertanyakan tentang kenaikan upah buruh yang dapat mencapai 30 persen-50 persen,” kata Franky, Sabtu (1/8).

Terkait itu, menurut Franky, pihaknya menjelaskan, pemerintah saat ini sedang memfinalisasi peraturan penaikan upah buruh setiap lima tahun.

Selain itu, BKPM juga mendorong ketiga industri komponen tersebut menjajaki lokasi investasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di dua daerah itu, upah buruh tak setinggi Jawa Barat.

Sekedar informasi, pemerintah memang berambisi mengembangkan industri komponen. Ini lantaran dapat menyerap tenaga kerja besar, berorientasi ekspor sekaligus dapat mengurangi impor komponen yang dibutuhkan oleh industri otomotif nasional.

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge