0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merasa Ditelikung, Paslon Yuli-Bandi Ajukan Nota Keberatan

timlo.net/tarmuji

Yuli-Bandi diterima anggota KPU Wonogiri

Wonogiri — Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Yuli Handoko dan Subandi, menyerahkan nota keberatan terhadap Partai Demokrat (PD) ke kantor KPU Wonogiri. Rencananya mereka juga menggugat PD secara perdata ke PN Jakarta Pusat.

“Sebenarnya kami sudah legowo, atas semua ini. Namun kami keberatan jika PD menjadi partai pengusung pasangan calon Hamid dan Wawan. Sebab, sesuai rekomendasi SK DPP PD yang bernomor 339/SK/DPP.PD/VII/2015 tertanggal 23 Juli 2015, menyatakan bahwa kami pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri periode 2015-2020,” ungkap Subandi di hadapan komisioner KPU Wonogiri, Jumat (31/7).

Dia memaparkan, pada hari Selasa (28/7) pukul 13.00, saat berlangsungnya rapat Pleno Koalisi Wonogiri Baru (KWB), surat rekomendasi itu tidak ada pembatalan dan masih berlaku. Namun, Plt Ketua PD Wonogiri Tety Indarti justru membacakan surat keputusan juga dari DPP Partai Demokrat No 435/SK/DPP.PD/VII/2015 tertanggal 23 Juli 2015. Memutuskan bahwa pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang di usung PD adalah Hamid Noor Yasin dan Wawan Setyo Nugroho.

”Saat rapat pleno itu, saya juga memprotes ketua Plt PD yang membacakan selembar surat. Isinya membatalkan SK DPP Partai Demokrat No 339/SK/DPP.PD/VII/2015 tertanggal 23 Juli 2015 tersebut. Pada SK no 435 yang baru tersebut tidak ada diktum yang membatalkan SK No 339,” tandasnya.

Pihaknya bakal melayangkan gugatan melawan hukum ke PN Jakarta Pusat, bahkan KPU Wonogiri juga sebagai tergugat.

”Yang jelas merasa keberatan jika KPU Wonogiri menetapkan PD sebagai partai pengusung pasangan Hamid Noor Yasin dan Wawan Setyo Nugroho serta keputusan lainya yang melawan hukum. Bahkan, kami akan mengajukan pembatalan ke PTUN, jika KPU masih tetap bersikeras,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge