0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Klaster Dayu Ditata Seperti Kampung Purba

Diorama di Museum Dayu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Karanganyar semakin serius menaruh perhatian terhadap situs peninggalan purbakala di Kawasan Dayu, Kecamatan Gondangrejo. Bahkan peninggalan yang satu kompleks dengan situs Sangiran itu bakal ditata seperti kampung purba.

“Akan terus kita tata agar bisa menarik pengunjung lebih banyak lagi,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Tarsa kepada wartawan, Kamis (30/7).

Tarsa menyebutkan. museum purbakala Klaster Dayu sudah mulai dibuka sejak sebelum Lebaran lalu. Para pengunjung saat ini bisa menikmati benda-benda peninggalan jaman purbakala di museum pra sejarah tersebut.

“Klaster Dayu tidak terlalu jauh dari Museum \purbakala Sangiran. Akses ke lokasi juga mudah,” jelas Tarsa.

Meski sudah diresmikan beberapa waktu lalu, menurutnya, Klaster Dayu tersebut perlu ditambah fasilitas penunjang untuk wisatawan. Mulai lahan parkir, tempat oleh-oleh serta penunjang lain yang ada di lokasi tersebut.

“Sudah dibuka, namun fasilitasnya belum maksimal, jadi belum bisa menarik pengunjung dengan jumlah yang banyak,” kata Tarsa.

Tarsa menyebutkan, ke depannya Pemkab Karanganyar bakal menata Klaster Dayu seperti kampung purba. Nantinya setiap pengunjung yang datang akan mendapatkan pendidikan dan pengetahuan mengenai kepurbakalaan, baik dari petugas maupun dari masyarakat yang ada di sekitar Klaster Dayu.

Penataan kampung purba itu dinilai cukup menarik karena pengunjung bisa menggali pengetahuan yang lebih ketika mendatangi obyek wisata itu. bahkan harapannya pengunjung bisa melihat dari dekat penelitian mengenai benda kepurbakalaan. Selain itu pengunjung juga bisa menikmati suasana kehidupan pada zaman purba.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge