0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bea Impor Naik, Pasar Otomotif Lesu

timlo.net/setyo puji s

Show room mobil

Solo Baru – Lesunya pertumbuhan ekonomi nasional yang berdampak terhadap menurunya daya beli masyarakat menyebabkan sejumlah dealer mobil di wilayah Solo kelabakan. Pasalnya penjualan mobil di semester pertama turun drastis jika dibandingkan periode sebelumnya.

“Untuk semester pertama ini penurunan penjualan bisa sampai 50 persen lebih jika dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Sales Supervisor Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Chrysler Solo, Rifki kepada Timlo.net, Kamis (30/7).

Dikatakan, untuk penjualan produk Chrysler sejak Januari hingga Juli saat ini hanya sekitar 5 unit. Selama akhir tahun 2015 dirinya menargetkan bisa menjual sedikitnya 11 unit.

“Semester kedua ini target kita tidak muluk-muluk. Bisa menjual 6 unit lagi sudah cukup bagus,  mengingat kondisi perekonomian yang lesu serta bea impor barang yang meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, Branch Manager Hyundai Solo Baru, Haryo Pembangun mengatakan, jika untuk penjualan produk mobil Completely Built Up (CBU) disemester kedua ini diprediksi akan terkoreksi. Hal itu mengingat adanya peraturan pemerintah yang menaikan bea impor untuk sejumlah barang termasuk produk otomotif.

“Semester pertama ini kita berhasil menjual sekitar 30 unit. Namun untuk semester kedua nanti kita hanya menargetkan sekitar 20 unit atau 50 unit ditahun 2015 ini,” tandasnya.

Haryo mengungkapkan, jika dirinya cukup optimis bisa merealisasikan terget tersebut. Sedangkan  upaya yang akan dilakukan untuk menggenjot penjualan diantaranya adalah dengan menawarkan beberapa program promo seperti bunga nol persen, bebas asuransi selama satu tahun dan juga uang muka ringan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge