0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Korupsi, Kejari Wonogiri Dinilai Diskriminatif

Dok. Timlo.net/Tarmuji
Kepala Kejari Wonogiri, Dwi Setyo Budi Utomo (Dok. Timlo.net/Tarmuji)

Wonogiri — Kejari Wonogiri dalam menangani kasus korupsi di tubuh PD BKK Eromoko Cabang Bulukerto dinilai diskriminatif. Pasalnya, menurut kuasa hukum tersangka Tri Wahono, sampai saat ini kedua tersangka baru yakni Dirut BKK Eromoko Sunaryo dan Direktur Pemasaran Suratno belum ditahan.

“Jelas diskriminatif, sebagai lembaga hukum negara,tak seharusnya bersikap seperti itu,” ungkap Tri Wahono, melalui kuasa hukumnya, Heru S Notonegoro, Kamis (30/7).

Dikatakan, jika Kejari bersikap adil dan tidak diskriminatif, seharusnya kedua tersangka baru sudah ditahan.Bahkan sebagai kapasitas saksi pun belum dilakukan pemeriksaan.

“Apa karena mereka berdua jabatannya lebih tinggi dari Tri Wahono?” terang Heru.

Menurutnya, dengan sikap Kejari ini akan berdampak kepada melemahnya kepercayaan masyarakat akan lembaga hukum di negara ini.

“Masyarakat bisa menilai sendiri kinerja Kejari seperti apa kalau tidak menahan dua tersaka itu,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonogiri Dwi Setyo Budi Utomo, mengaku belum tahu soal jadwal pemeriksaan dua tersangka baru itu. Dirinya bakal berkomunikasi terlebih dahulu dengan tim penyidik kasus tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge