0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Simpang Lima Boyolali Ditarget Desember Jadi

Proyek pembangunan Simpang Lima Boyolali dimulai (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali- –  Pembangunan proyek Simpang Lima, yang bakal menjadi icon Kota Boyolali mulai dikerjakan. Proyek pembangunan Simpang Lima ini merupakan proyek terbesar selama masa kepemimpinan Seno Samudro- Agus Purmanto dengan menelan anggaran Rp 9,83 milliar.

“Hari ini mulai dikerjakan dengan masa pengerjaan 150 hari atau Desember besok sudah harus selesai,” ujar Bupati Seno Samudro, Kamis (30/7).

Di satu sisi, bupati menyayangkan pembangunan Simpang Lima ini tidak ada kontraktor lokal Boyolali yang sanggup mengerjakan. Padahal nantinya Simpang Lima ini akan menjadi icon bagi Boyolali. Pembangunan Simpang Lima saat ini dilakukan kontraktor asal Magelang, PT Armada Hada Graha.

“Kontrator lokal jangan protes, proyek terbesar ini digarap kontraktor luar,” sindir bupati.

Bupati Seno juga meminta kontraktor proyek, PT Armada Hada Graha, menyelesaikan proyek simpang lima tepat waktu, 6 Desember tahun ini. Selain itu, agar pengerjaannya bisa tepat waktu, kontraktor diminta untuk membagi pekerjaan menjadi dua tim.

“Kalau dibagi dua tim, saya yakin bisa selesai tepat waktu, misalnya di sisi timur 100 orang dan di sisi barat 50 orang,” imbuhnya mencontohkan.

Sementara itu, menurut General Manager (GM) PT Armada Hada Graha, Tri Hatmanto, penggunaan tenaga kerja yang banyak tidak menjamin pekerjaan efisien. Kontraktor akan memaksimalkan penggunaan mesin agar pekerjaan selesai tepat waktu. Kendala yang dihadapi saat ini, adalah belum pindahnya Kantor Bank Jateng yang berada di tengah proyek ini.

“Kita harapkan kantor Bank Jateng bisa segera dipindah,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge