0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Desa Watubonang Sukoharjo Krisis Air Bersih

(dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Dampak musim kemarau mulai dirasakan sebagian warga di Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo sejak dua minggu terakhir. Puluhan keluarga mengalami krisis air bersih dan mengajkan permohonan droping air kepada pemerintah.

“Sumber air bersih di mata air desa setempat sudah menyusut drastis dan tidak dapat  mencukupi kebutuhan seluruh warga, padahal sumber air ini menjadi tumpuhan bagi warga,” kata Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto, Kamis (30/7).

Seteleh melakukan pengecekan ke lokasi, BPBD segera meneruskan permohonan kepada Pemkab Sukoharjo agar segera melakukan droping air bersih oleh PDAM. Dan untuk saat ini, droping air sudah berjalan, sedikitnya setiap hari ada dua truk tanki mendistribusikan air bersih kepada warga di Desa Watubonang.

Karena letak geografisnya cukup tinggi di pegunungan kapur, desa-desa di sekitar Watubonang sudah menjadi langganan krisis air bersih setiap tahunnya. Meskipun pemerintah sudah mengupayakan pembuatan pamsimas, namun sumber air yang terbatas masih menjadi kendala pemenuhan kebutuhan dasar hidup di Sukoharjo kawasan selatan.

“Kami berharap dengan membuat sumur dalam bisa menjadi solusi untuk mengatasai kekeringan di kawasan ini, mengingat setiap tahun pada musim kemarau bisa dipastikan terjadi krisis air bersih,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge